top of page
Search

WritEverna: Hard Worldbuilding

*Wandering in Wonderland*

_Hard Fantasy Worldbuilding_


Dalam membangun dunia fantasi, atau biasa disebut dengan worldbuilding, ada dua jenis metode yang bisa kita gunakan : hard worldbuilding dan soft worldbuilding.


*Hard worldbuilding* adalah membuat dunia fantasi dengan hukum/aturan/mekanisme dunia yang secara logis dan konsisten tersampaikan kepada pembaca.


• contoh penulis terkenal hard worldbuilding adalah J.R.R Tolkien dengan seri novel The Lord of The Ring dan selainnya. (Universe Middle Earth)


• Yg dimaksud dengan *logis* bukan berarti harus mengikuti logika dunia kita. Tapi yg dimaksud logis adalah mengikuti hukum mekanisme fantasi di dunia worldbuilding kita.


• cerita yg *Detail* belum tentu adalah hard worldbuilding, karena kita perlu melihat juga : apakah ada hukum, alasan, mekanisme yg jelas? Apakah secara konsisten tersampaikan kepada pembaca aturan tersebut? Sehingga yang penting adalah di seberapa jauh keanehan atau worldbuilding ini dijelaskan kelogisannya oleh penulis.


• Untuk yang berminat merancang hard worldbuilding, maka pertama harus menentukan *hukum, mekanisme, atau aturan* yang akan kita gunakan untuk dunia kita. Entah itu adalah sistem sihir, detail ras, sistem bahasa, ekonomi, kultur sosial, dsb. Semuanya harus konsisten mulai dari logika sebab akibat, hubungan sistem2 sosial, alam, dsb.


• Jangan lupa untuk *menyampaikan* worldbuilding yang kita telah rancang sebelumnya ke pembaca. Mereka harus mendapatkan alasan dibalik keajaiban-keajaiban yg kita berikan pada mereka. Kita pun siap untuk dianalisis oleh pembaca bagaimana konsistensi dan ke-riil-an worldbuilding yg kita ciptakan.


• *Konsistensi* hukum alam dan aturan dalam hard worldbuilding juga penting, karena kita sudah membuat dunia yang "fix" ini, maka harus bisa menutup lubang cerita / plot hole yg kemungkinan muncul. Hard worldbuilding yg baik adalah yg meminimalisir sesedikit mungkin ketidaklogisan dalam pembangunan dunianya.


• *Keunggulan* hard worldbuilding adalah bisa membawa pembaca ke dunia yg terasa sangat nyata, sangat bisa dipercaya, dan aspek fantasinya benar-benar bisa "hidup". Kelogisannya bahkan bisa menjadi referensi pelajaran untuk dunia nyata. Semisal strategi yg digunakan dalam cerita, atau ilmu dalam cerita, bahkan bisa diadaptasi dan dipelajari oleh pembaca saking nyatanya. Misal strategi perang di hard worldbuilding yg bahkan bisa dianalisis dan dipelajari dengan ilmu perang dunia nyata, atau konflik politik dunia nyata.


• *Tantangan* hard worldbuilding adalah butuh usaha yg cukup keras dan dedikasi yg cukup tinggi, karena kesabaran serta ketelitian dibutuhkan merancang hard worldbuilding ini. Untuk mereka yg menikmati proses worldbuilding juga perlu berhati-hati agar tidak terlalu jauh tenggelam dalam worldbuilding dan mengabaikan plot/karakter cerita.


• *Tips pemula* : mulailah dengan menanyakan elemen fantasi paling sederhana yang akan kamu sajikan untuk pembaca. Seperti apa elemen fantasi ini? Apa kekuatannya? Apa kelemahannya? Apa batasannya? Apa rahasia di baliknya? Bagaimana cara kerjanya? Kita bisa menuliskan itu semua, lalu lanjut pada elemen fantasi lainnya yg perlu kita bangun.


Setelah mendetailkan elemen2 fantasi lainnya, barulah kita memikirkan hubungan satu elemen fantasi dengan elemen fantasi yg lain. Semisal hubungan bahasa elf dengan strata sosialnya, atau hubungan kristal sihir dengan religi kerajaan, dsb.


Jangan lupa untuk terus membaca karya fantasi! :D

Semakin banyak membaca, semakin mudah kita menulis.


Sumber: WAG Fantasi Storial

Dirangkum oleh: Ani S. Handa

 
 
 

Comentários


Subscribe Form

  • facebook
  • instagram
  • twitter

©2019 by EVERNAL SERENADE. Proudly created with Wix.com

bottom of page